"BEBERAPA BENTUK PERUBAHAN PADA BENDA "
kamu telah melihat perubahan pada benda.Ada tiga bentuk perubahan, yaitu pelapukan,perkaratan dan pembusukan .
A.Pelapukan
Batu termasuk benda yang mengalami pelapukan .Batu dikatakan mengalami pelapukan bila hancur menjadi bagian bagian yang lebih kecil.Batu yang semula tampak utuh,setelah mengalami pelapukam akan pecah menjadi batuan-batuan yang lebih kecil.Bentuknya pun kadang berubah menjadi bergerigi,runcing atau bagaikan lembaran-lembaran tipis.Mengapa batuan bisa lapuk?
Ada dua faktor yang menyebabkan batuan bisa lapuk,yaitu faktor mahkluk hidup dan faktor alamPelapukan batuan karena faktr mahkluk hidupdisebut pelapukan biologi,sedangkan pelaapukan karena faktor alam disebut pelapukan fisika
.
a. Pelapukan Biologi
Pelapukan biologi bisa terjadi bila batuan ditumbuhi oleh pohon atau lumut. Peristiwa ini dapat diamati di daerah-daerah yang lembap. Pohon dan lumut bisa hidup pada batuan, karena di situ ada sedikit tanah dan air. Setelah berlangsung beberapa lama, pohon bertambah besar. Akar-akarnya mencengkeram makin kuat sehingga mampu memecahkan batu.kejadian mirip seperti ini terjadi pada troatoar yang ditanami pohon-pohonan masih kecil. Belum timbul masalah.namun,setelah pohon-pohaonan bertambah besar akarnya bertambah kuat dan menjalar ke mana-mana.akibatnya,lama-kelamaan trotoar bisa retak dan hancur
Bagaimana dengan pelapukan fisika?pelapukan fisika dapat disebabkan oleh angin atau air. Angin yang bertiup sepanjang siang dan malam hari dapat memindahkan batuan sedikit demi sedikit. Sementera itu, Angin yang bertiup kencang di daerah pegunungan dapat memggelindingkan batuan dari puncak gunung ke dasar jurang. Selama berpindah tempat itulah batuan bergesekan dengan tanah atau batuan lain sehingga mengalami pelapikan batuan pecah menjadi bagian yang lebih kecil,misalnya pasir dan kerikil
Air yang menetes sedikit demi sedikit juga dapat menyebabkan pelapukan batuan. Perhatikan tetesan hujan yang jatuh di halaman rumahmu. Tetes-tetes hujan tersebut kelihatannya tidak terlalu deras.Namun,tetesan hujan yang berlangsung terus-menerus dapat membuat batu menjadi berlubang. Mula-mula lubang yang terbentuk hanya kecil, Namun lama-kelamaan lubang membesar. lubang tersebut kemudian berisi air. Apa yang terjadi dengan air dan batu tersebut?
0 comments:
Post a Comment